Ini Passion-ku, apa passion-mu?

Written on 09:01 by Novi Tata

Kemarin saya menyambangi, halah-halah bahasanya, maksudnya mampir ke blog orang lain. Ada satu posting yang bikin saya geli, 'Maafkan Saya', begitu judulnya. Saya kira itu permintaan maafnya untuk seseorang yang telah ia rugikan atau ia sakiti. Eeeh ternyata untuk para pembaca blognya, haha. Kenapa dia minta maaf? Karena ia suka mem-post sesuatu yang menurutnya ga bermanfaat dan hanya nyampah saja. Haha, kalo kaya gitu saya juga suka menyampah dong di blog. :) Dalam hati saya, tenang kawan, kamu ga sendirian. Saya memang mengakui kalau suka 'nyampah' di blog, unek-unek yang saya rasakan, sampai ide-ide yang melintas di kepala. Kadang pun saya menulis cuma untuk mengabadikan ide-ide dan pemikiran yang melintas di kepala, sebelum akhirnya lupa. Maklumlah manusia kan emang tempatnya salah dan lupa. Yang hampir gak pernah salah dan gak lupa ya robot, komputer, itupun mereka biasanya akan nge-hang juga kalau kecapekan. Hlo ini udah melenceng jauh dari topik kita, hehe.

Jujur lagi, saya emang orang yang jujur, wkwk, saya ga jago untuk ngomong atau ngungkapin pendapat saya di depan orang, apalagi di depan orang banyak. Susah banget rasanya mau ngutarain yang ada di dalem kepala. Sebenarnya saya ga mau nyalahin siapa-siapa, cuma saya dengan sangat terpaksa menyesalkan sistem pendidikan di Indonesia yang cenderung tidak menghasilkan pembicara-pembicara yang handal. Padahal banyak orang hebat yang lahir dan dibesarkan di negeri ini.

Saya memang belum pernah merasakan bagaimana dunia pendidikan di luar negeri, (lagian luar negeri kan luas ya? hehe), tapi menurut berbagai sumber yang lumayan valid, disana para anak didik diajarkan untuk berani berpendapat. Bahkan ketika sang guru/ dosen menyampaikan pertanyaan, mereka akan berebut untuk menjawab. Berbeda sekali sama yang saya rasakan di kelas saya, hening sekali saat dilempar sebuah pertanyaan. Saya pribadi, sebenarnya ada jawaban-jawaban dalam benak, tapi ya saya masih belum percaya diri untuk menyampaikannya. Saya yakin, teman-teman juga punya jawaban masing-masing.

Karena kebelummampuan saya untuk 'berbicara', saya lebih memilih menyampaikan segala pendapat, opini, dan pemikiran melalui tulisan-tulisan. Ya meskipun saya pun belum mahir dalam dunia tulis-menulis. Saya akan terus belajar menulis. Kadang agak minder kalau baca tulisan orang lain yang berat-berat. Pakai istilah-istilah yang asing di telinga. Tapi tak apa, saya akan terus menulis dari hati.

Sebenernya saya masih bingung dimana bakat saya, saya yakin Tuhan menitipkan sebuah bakat untuk saya. Masih terus menggali dan menggali. Saya pun yakin bahwa Tuhan menciptakan saya dengan sangat teliti dan hati-hati, menciptakan saya dengan kondisi yang sempurna. Kehidupan ini indah :) Saya seringkali dibuat terkesima olehnya, hehe, kehidupan adalah sistem terbaik yang diciptakan oleh-Nya.

Saat ini saya menyandang atribut sebagai mahasiswi tingkat akhir di perguruan tinggi kedinasan. Saya bersyukur, dan memang harus bersyukur. Bagaimana tidak, di tengah mahalnya pendidikan di Indonesia, saya diberi kesempatan untuk mencicipinya dengan cuma-cuma. Dan sesuai dengan niat saya, saya akan melakukan yang terbaik dalam hal apapun. Termasuk dalam dunia pendidikan. Meskipun jujur saja saya tidak terlalu tertarik dengan dunia perstatistikan, dunia komputer masih agak suka lah, haha cuma agak.

Satu hal pula yang saya yakini, orang yang cerdas dan berilmu akan berguna dimanapun dia berada. Saya selalu berusaha untuk menanamkan kalimat tersebut di otak saya. So, let's do long life learning... Happy learning :)

If you enjoyed this post Subscribe to our feed

4 Comments

  1. Christa Adhi Dharma |

    Hoho...
    Saya sepakat bahwa "orang yang cerdas dan berilmu akan berguna dimanapun dia berada". Masalah kapan dia akan muncul dan mulai berguna, itu masalah waktu. Yang bisa dijawab dengan menjawab pertanyaan kapan orang itu mau menunjukkan kepada orang di luar sana bahwa dia adalah orang yang cerdas, berilmu, dan bisa menjadi berguna.

    Keep posting. :)

     
  2. Novi Utami |

    benar,..

    terimakasih sudah mampir, christa :)

     
  3. Didin Rimba |

    bagus neng artikelnya,,,

     
  4. Novi Tata |

    Nuhun :)

     

Posting Komentar